Awalnya bermula ketika seorang teman yaitu Imam dan Vina yang melakukan presentasi sidang diselingi oleh atraksi sulap. Benar-benar suatu Ice Breaker dalam suasana Sidang yang penuh ketegangan. Kemudian saya berpikir bahwa hal itu juga dapat digunakan dalam hal bisnis

Pertama saya belajar Mentalism diajarkan oleh Denny Darko yaitu bagaimana orang dapat memilih sesuatu yang seharusnya dan menghindari bahaya dari apa yang tidak seharusnya diambil. Mempelajari trik mentalism tersebut sangatlah menarik. Satu hal lain yang membuat mengapa saya sangat senang mentalism, karena ternyata sangat berhubungan dengan psikologi. Suatu hal yang saya sangat senang untuk pelajari. Hingga akhirnya saya pun mulai mempelajari magic.
Saya belajar magic awalnya melalui internet pada situs pubtriks. Perlu menghabiskan beberapa dolar untuk sebuah trik. Namun saya cukup puas, karena saya bisa menghibur orang dengan sulap saya dan saya mendapatkan side effect yang besar yaitu saya semakin percaya diri.
Hingga akhirnya saya bertemu orang ini. Armi namanya, pesulap pro yang sudah bertahun tahun mempelajari sulap. Saya belajar banyak darinya. Dan saya pun mulai berkenalan dengan para pesulap pesulap lainnya. Teman teman yang selalu memotivasi untuk lebih maju dalam memainkan trik trik.
Mungkin ayah saya merupakan orang yang tidak suka jika saya bermain atau mempelajari sulap. Karena pikirnya banyak hal lain yang perlu dipelajari selain ini. Namun saya akhirnya menunjukan bahwa sulap dapat berguna. Contohnya ketika saya mengikuti interview penerimaan karyawan salah satu perusahaan multinasional. Saya memainkan trik mentalism. Tidak menyangka ternyata interviewer saya turut memanggil salah satu direksi yang hadir pada saat itu untuk melihat aksi saya. Dan mereka sangat senang dan penasaran. Hahahaa....... Kredit to Denny Darko yang sudah mengajarkan saya trik sederhana tapi ampuh.
Ternyata belajar itu saja tidak cukup. As a lifetime learner (like yuswohadi said) saya mulai mempelajari hipnosys. Bermula dari armi, denny darko, dan beberapa buku-buku yang saya baca. Beberapa kali praktek saya berhasil dalam menggunakannya sebagai entertainment yaitu melupakan angka secara temporari ataupun untuk membentuk sebuah kepercayaan diri yang kuat ketika seorang atlit karate akan bertanding. Dan pada akhirnya, atlit itu pun berhasil menjadi juara 2 nasional.
Intinya saya menemukan sesuatu hal yang berharga dari apa yang saya pelajari. Tidak ada sesuatu hal yang menjadi sia sia, jika kita menggunakanya secara baik.
Last Updated on Tuesday, 13 October 2009 09:32
























































Comments
Saya memang bukan seorang magician, tapi saya adalah penikmat permainan magic.. So buat Ricky, LANJUTKAN !! v(^_^)v
Btw, ada trik lagi ga??? hahaha...
hwaa jadi pengen belajar lebih lagi.. ajarin donk sensei.. haha
Yang moto si Vina
Yang ngerapihin (bukan edit) itu Erwin
Karena itu emang foto asli depan Mereka
RSS feed for comments to this post.