
Memang benar, David Blaine memperkenalkan warna baru bagi dunia sulap dengan menanggalkan atribut panggung berkostum dengan segala propertynya yang besar serta banyak dibutuhkan seting, menjadi penampilan orang biasa dan mengganti panggung pertunjukkan dengan jalanan.
Namun sebenarnya sulap jalanan bukanlah hal baru di dunia sulap. Sebelum Pinetti, magician yang pertama kali membawa seni sulap ke dalam gedung pertunjukan, para magician jaman dulu melakukan aksinya di jalan.
Pada dasarnya genre street magic dapat dibagi menjadi dua : traditional street performance dan guerrilla magic.
Traditional street performance :
Gaya street magic jenis pertama, yang juga disebut traditional street performance sudah dilakukan oleh magician sejak jaman dulu. Mereka melakukan aksinya di pinggir jalan untuk menarik perhatian orang orang yang lewat dengan cara cara yang atraktif. Setelah orang banyak berkumpul, routine demi routine sulap mereka mainkan. Di akhir pertunjukkan magician meminta tips kepada penonton, biasanya dengan menggunakan topi yang disodorkan kepada penonton oleh asisten si magician. gaya street magic jenis ini sudah berumur sangat tua, dari catatan sejarah, genre sulap jalanan ini sudah umum dilakukan, di Asia, Eropa dan Timur Tengah. Dalam buku “Discoverie of Wichcraft” yang ditulis oleh Reginal Scot, menceritakan street magic jenis ini sudah banyak dilakukan pada abad ke 16.
Guerrilla magic :
Dalam bahasa indonesianya sulap gerilya, merupakan jenis performance street magic yang relative baru. Magician melakukan sulap satu atau dua trick kepada orang orang yang lewat di jalan, dilakukan secara interaktif, dan tanpa meminta bayaran sama sekali. Performance sulap bergaya “hit and run” ini bertujuan mendapatkan reaksi spontan dari spectator yang tidak menyangka akan diperlihatkan keajaiban, langsung di depan matanya.
Gaya street magic kategori kedua inilah yang dilakukan David Blaine dan langsung melejitkan namanya karena aksinya direkam kamera televisi, dan ditonton di seluruh dunia.
Banyak magician yang salut kepada David Blaine karena pemilihan materi sulap yang disuguhkannya, dan menciptakan image baru yang membedakannya dari magician magician yang tampil di televisi sebelumnya , seperti David Copperfield dan Doug Henning.
Istilah street magic sendiri pertama kali diperkenalkan oleh seorang magician Amerika, Jeff Sheridan, dengan buku sulap karangannya yang berjudul “Street Magic” pada tahun 1977.
Diduga Blaine terinspirasi oleh penampilan Jeff Sheridan ketika Sheridan melakukan street magic di Central Park, New York. Blaine pernah menawarkan Sheridan untuk bekerja sama membuat program televisi, namun Sheridan menolaknya. Jeff Sheridan juga merupakan guru dari pesulap tenar Jeff Mc Bride.
Last Updated on Sunday, 01 November 2009 07:03



























































