Debat kandidat calon gubernur Jawa Barat
9 April 2008, Metro TV mengadakan debat antar calon kandidat.
Saya kebetulan mencatat perdebatan tersebut. Sebelumnya saya mohon maaf jika ternyata terdapat kata-kata yang salah saya tulis atau sedikit berbeda. Yan pasti saya tidak bermaksud untuk mengubah pernyataan tersebut. Mohon perbaiki jika ada kesalahan yah… Kesalahan yang terjadi adalah kesalahan ketik semata, karena mesti cepet ngetiknya nih…
Okay..
Selamat berpesta demokrasi dan selamat memilih…
Kandidat no 1 : Danny Setiawan - Iwan Sulanjana
Kandidat no 2 : Agum Gumelar - Nu’man Abdul Hakim
Kandidat no 3 : Achmad Heryawan - Dede Yusuf
SESI I - TANYA JAWAB DARI PANELIS
MASALAH PENDIDIKAN
Bagaimana solusi menghadapi kondisi pendidikan saat ini di JABAR?
PERTANYAAN PERTAMA
Kandidat no 1
Meningkatkan rata-rata lama pendidikan
Jabar 6,8 mau dinaikan 7,8 tahun.
Kandidat no 2
Prihatin, banyak sekolah tidak layak, amruk, belajar tanpa bangku.
Dilakukan dengan membenahi fasilitas2 sekolah untuk memenuhi persyaratan.
Dibanding dengan DKI tunjangan guru amat rendah, perlu ada perhatian khusus untuk
tunjangan guru dan kesejahteraan guru.
Usia sekolah 7,4 tahun memang sudah meningkat, tetapi perlu ditingkatkan lagi.
Kandidat no 3
Pendidikan ini merupakan hal yang sangat penting.
Persoalan yang terjadi 7,4 tahun SMP kelas 2 out.
Bangunan rusak. Pendidikan adalah solusi untuk memutuskan status sosial
Harus murah sekolah, kalau perlu kita gratiskan.
Diharapkan ntar buku per 5 tahun sehingga bisa memperpanjang masa guna.
Kita akan mengedepankan sistim para guru bisa meningkatkan kualifikasi dan
tunjangan2 guru untuk layak.
PERTANYAAN KEDUA
Gumilar Sumantri
3 pertanyaan.
Daerah-daerah yang baik bermunculan : Gorontalo, stragen.
Apa strategi untuk menjadikan JABAR terbaik
Apakah style kepemimpinan pas untuk menyelesaikan persoalan JABAR
Kandidat no 1
Setiap propinsi, memiliki sumber daya yang diinginkan, Stake holder dll.
SUmber daya itu dengan sebaik-baiknya dan sebenar2nya.
antara agro bisnis….
Menempatkan SDM sebagai raw material tenaga kerja. Kita konversi menjadi Tenaga kerja yang berkualitas
Kandidat no 2
Ada satu perasaan optimis dan prihatin,
karena JABAR secara komparatif memiliki berbagai keunggulan.
Tanah subur, geografis, manusia 41 juta, lembaga pendidikan bergengsi di JABAR. itu OPTIMISME kita
Tetapi kenapa kok kondisinya seperti ini, index pembangunannya berada pada posisi yang kurang bagus, tidak bisa dipungkiri, kita memerlukan STRONG LEADER yaitu
1. Tidak ambivalen
2. Tidak takut/populis
3. Bersikap Tegas
Merupakan sebuah propinsi yang komplikatif.
Kandidat no 3
Seharusnya Propinsi JABAR menjadi propinsi paling maju
EPM nya nomor 13, padahal investasi terbuka lebar, ada 40 juta orang disini.
Kita memiliki sunberdaya alam yang sangat luas, pantai hutan dan lain-lain.
Kuiner danlain lain.
Ini semua memerlukan penyelesaian yaitu Leadership dan political yang kuat.
Maka JABAR akan merubah menjadi propinsi yang maju.
Bahwa ternyata kendala-kendala di JABAR justru terdapat di komunikasi.
Komunikasi tidak terjalin antara pimpinan dan rakyatnya.
Makanya kita memerlukan silaturahmi yang lebih lagi.
Konteks pemimpin adalah dungdungan, namun sekarang pemimpin adalah pelayan masyarakat.
PERTANYAAN KETIGA
Asep Warlan Yusuf
Pertanyaan :
Sebagus apapun Visi Misi dan program kerja tanpa dibarengi yang adil maka sulit untuk mewujudkan Visi Misi tersebut
Apa yang akan dilakukan pada tahun pertama untuk mewujudkan visi misi itu.
Kandidat no 1
Bagaiman bisa bekerja, jika tidak tahu suasana kerja.
satukan arti (dari aparat gubernur hingga kepala desa)
sehingga lakukan transformasi dengan perilaku
lakukan reformasi.
Tingkatkan kualitas secara internal. Bukan pemrintahan daerah saja, tapi juga pemerintah pusat.
Kami juga dengan seluruh tokoh masyarakat, harus sama-sama.
Kandidat no 2
Hukum sesuatu yang harus bisa diimplementasikan. Bukan alat kekuasaan.
Untuk bisa melakukan penertitab hukum, syaratnya si penertibnya harus tertib dahulu.
Langkah pertama yang akan dilaksanakan. Melakukan penertiban didalam.
Yang kedua, ternyata penertiban telah menguntungkan beberapa pihak.
sehingga berita di televis yang benar bisa jadi salah, yang salah bisa jadi benar
dan itu bisa disolusikan dengan STRONG LEADERSHIP.
Kandidat no 3
Memberikan keteladanan untuk masyarakat banyak.
Siap untuk memberantas koruspsi tanpa beban masa lalu, masa sekarang dan masa akan datang.
Siap memberikan Good Governance demi ketertiban.
Harus memberi contoh dari atas ke bawah dengan mengubah kultur birokrasi dan melakukan penyegaran birokrasi.
PERTANYAAN KEEMPAT
Arwida Ali Syahbana
Pakar Ekonomi
Pertanyaan :
Pantangan peningkatan daya beli masyarakat yang terberat saat ini khususnya saat kita melihat kondisi eksternal.
Mahalnya komoditi dsb. Prioritas2 program yang konkrit dan penjadwalannya?
Kandidat no 1
Meningkatkan daya beli kita upayakan lebih maksimal dengan pemerataan pendapatan.
Sektor KUKM harus tetap didayakan.
Yang kedua, kita memfokuskan lagi bahwa core business jabar ini harus kita tingkatkan
dimensi agrobisnis harus kita tingkatkan.
Kandidat no 2
Program konkrit belum bisa disampaikan, karena perlu tahu dulu program yang dilaksanakan apa?
Maka harus diketahui dulu program Pak Danny apa? yang bagus dilanjutkan yang tidak dihentikan.
Kemampuan pemerintah sangat terbatas, apalagi APBD. Kita harus mengundang investasi dengan menciptakan
suasana yang kondusif. Datang ke Indonesia! butuh kepastian di bidang hukum, politik, dll. Bukan red carpet.
KRedit ke PMS harus ke sektor rate.
Kandidat no 3
Meningkatkan pendapatan masyarakat, pengangguran dan kemisikinan.
Dengan cara membuka seluas-luasnya Investasi.
Membuka lapangan kerja pada usaha kecil dan menengah.
Rakyat JABAR memiliki Sumber daya alam yang sangat luas, tetapi anehnya ketika punya SD banyak tapi kita import.
Maka lahan2 seperti ini harus menjadi lahan tenaga kerja untuk kita.
Dan ternyata masalah daya beli masyarakat ini bukan masalah tenaga kerja saja,
Penertiban sembako yang beredar sehingga tidak mahal.
Ingin memberian mikro kredit bagi pengusaha-pengusaha perempuan.
KANDIDAT TANYA KANDIDAT
Kandidat 1-2
Ada kemungkinan terpilih dan tidak terpilih
Jika terpilih
bagaimana mengaplikasikan STRONG LEADERSHIP dalam regulasi reduksi strong gubernur.
Kalau pulang demi JABAR, kira-kira peran pak agum seperti apa.
Jawab Kandidat no 2 :
Kalau terpilih akan menerima dengan suatu kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan rencana strategis.
Kalau kalah, sama kaya olahragawan, harus menerima dengan lapang dada.
Kandidat 1-3
Pak Ahmad Heryawan akan menyoblos dimana?
Jawab Kandidat no 3:
Kehadiran HADE kehadiran anak muda yang bersih dari KKN, beban masa lalu
kehadiran kami sebagai anak muda yang memberikan harapan baru bagi JABAR.
Satu suara dari AH tidak akan mempengaruhi dari JUTAAN suara dari pendukung kami.
Kandidat 2-3
Pak AH, kalau tidak salah dalam kampanye kok tema kita sama “PERUBAHAN”
Nah, perubahan yang bagaimana yang akan anda tunjukan?
Jawab Kandidat no 3:
Perubahan yang baik bagi masyarakat
merubah political will, birokrasi, transparan dan tidak berbelit-belit.
Perubahan itu adalah benar. Apabila ada baju, baju yang baru? atau ada tambalannya?
Kandidat 2-1
Bukan pertanyaan tapi himbauan
Kepada siapapaun, karena itu hak demokrasi seseorang, walopun itu saudara saya jika memilih pak dai
maka itu haknya.
Tapi tolong kalau dalam kampanye, angkat hal-hal positif dari Pak danny dan pak iwan, jangan menjelekan
pesaing yang lain.
Jangan bikin SPANDUK Agum milih JABAR atau JABATAN, jika masih ragu maka PILIH NO 2 untuk mengetahuinya.
Jawab Kandidat no 1:
Selama ini dari mulut kami tidak pernah menjelekan pak Agum
Apalagi saya Calon Gubernur yang masih Gubernur.
Kandidat 3-1
Kang dany punya visi misi JABAR menjadi propnsi termaju di ibukota namun teryata ipm terburuk dan hal2 terkorup.
Apa kendala pak danny bisa terburuk seperti itu?
Jawab Kandidat no 1:
Perubahan perlu dilakukan terus menerus, tidak ada perubahan sesaat.
IPM JABAR ranking 16, sekarang ranking 14.
Kita juga melakukan perubahan ke arah positif.
Regulasi yang mengatur pemerintah propinsi yang mengedepankan otonomi daerah.
kita hanya berfungsi sebagai fasilitator, pembina. Powernya tidak seperti gubernur2 yang lama.
Kandidat 3-2
Kang agum ysh, pernah jadi menko, menhub, cawapres, cagub. apa sih yang dicari kang agum?
Jawab Kandidat no 2:
Saya tidak menawar2kan diri, tetapi menampung aspirasi melalui partai untuk mencalonkan.
saya ini bekas mentri, menkosospolkam
tapi karena ini murni hati dari masy. jabar
maka
pengabdian tidak mengenal batas waktu
pengabdian tidak mengenal batas wilayah
maka saya akan pulang demi jabar.
PERTANYAAN DARI MC (MEUTIA HAFID)
Jika anda kalah, apa yang akan anda lakukan? sumbangsih apa yang akan anda berikan pada JABAR?
Kandidat no 1:
Apakah pengabdian tidak sesempit menjadi Gubernur saja.
Harus kita waspadai, setiap waktu ada pemimpinnya
setiap pemimpin ada waktunya.
Kemudian saya sendiri menyiapkan 23 di tiap kabupaten namanya yayasan yang akan membantu gubernur dan jawa barat.
Kandidat no 2:
Jika tidak terpilih, harus menerima dengan lapang dadang.
Saya akan menyampaikan pemikiran saya terhadap yang terpilih,
karena sudah kewajiban saya menyampaikan kepada pemimpin.
PEngabdian dan penghormatan bukan karena menjadi jabatan gubernur dan wakil gubernur.
Kandidat no 3:
Kalah dan menang merupakan akhir dari proses.Kalah saya siap
Namun saya lebih siap menang. Saya bisa memimpin dari mana saja, bisa berbuat baik dimana saja.
Yang penting saya merupakan harapan baru dari masyarakat Jawa Barat
Berterimakasih kepada para pendukung kami, dan menghimbau agar damai dan menjadi keluarga yang besar.
Kami bangga sekali, karena kami anak muda yang bisa ikut dalam pencalonan ini.
Bagaimana jika anda menang? yang akan dilakukan terhadap lawan-lawannya?
Kandidat no 1:
Jika terpilih, kami menyadari tidak luput dari kehilafan.
kami juga melihat potensi dari 2 & 3
potensi tersebut akan kami akomodasikan.
Jabar harus Kujang = Kukuh kana janji
Kandidat no 2:
Pemimpin yang bijak merupakan pemimpin yang memiliki kemauan untuk melakukan yang baik dari pendahulunya, memperbaiki yang telah dilakukan, menghilangkan yang tidak baik dari pendahulunya dan dilakukan TANPA CACI MAKI.
Saya akan memberikan kehormatan bagi jawa barat.
Kandidat no 3:
Kalau saya terpilih, pada saat dilantik akan memikirkan Jawa Barat, dan menggambarkan program setahun yang akan datang. Mengudang stakeholder, LSM, PT untuk merumuskan 5 tahun kedepan dan 20 tahun kedepan.
dan akan merekrut 1 & 2 untuk jadi tim kami sama-sama mendukung Jawa Barat.
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Friday, April 11th, 2008 and is filed under Politic. Tagged with:You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: Panduan memancing link »
Next Post: Bagi mahasiswa MBA ITB yang mau memulai Theses »












